KPK diminta periksa pejabat BPPN

kalau komisi pemberantasan korupsi (kpk) serius hendak mengungkap surat keterangan lunas (skl)terhadap badan penyehatan perbankan nasional (bppn), maka yang dan harus dimintai keterangan adalah para pejabat bppn dalam ketika itu (2002-2004).

merekalah dan memberi usul juga melelang murah aset negara. kpk mesti memanggil para ketua bppn juga deputi-deputi bppn dan diduga merupakan otak dari skl serta realese and discharge ini, kata anggota komisi xi dpr ri dari partai demokrat, achsanul qosasi, pada diantara news, jakarta, selasa.

pimpinan bppn ketika tersebut syafrudin tumenggung, deputy bppn eko santoso budianto.

keduanya, kata achsanul, dan mengajukan persetujuan realese and discharge kksk atas nama syamsul nursalim, the tje min, husodo a, the nin khong.

Informasi Lainnya:

merekalah dan berkenaan dengan para konglomerat ketika itu. bppn mengajukan permohonan terhadap pemerintah supaya diterbitkan release and discharge melalui recovery 20 persen. sisanya dianggap lunas, tutur dia.

bppn, lanjut dia, dikelola oleh kaum bankir yang diduga membela konglomerat.

dpr ri sangat mendukung cara kpk untuk memperjelas sejarah pesta lelang aset negara ketika tersebut. audit forensik serta diperlukan agar mengungkap semangat transaksi, demikian achsanul.